Halo Golput…. !


Tidak ada pekerjaan yang akan selesai jika kita tidak memulainya.  Ungkapan diatas nampaknya sangat klise namun kebenarannya adalah mutlak.  Terutama jika saya kaitkan dengan keinginan beberapa orang untuk melakukan “tidak memilih” pada saat dilaksanakannya Pilpres 2014. Sebuah langkah awal untuk mengerjakan sebuah pekerjaan besar, setidaknya lima tahun mendatang.

Saya punya catatan kecil tersendiri mengenai orang orang yang tidak memilih alias Golput.

  • Mereka takut jika pilihannya salah, karena kerugiannya adalah selama lima tahun mendatang. Tetapi secara tidak disadari keputusan “tidak memilih” pun akan mempunyai akibat yang sama jika ternyata rakyat melakukan kesalahan memilih pemimpin. Jadi lebih baik memeriksa terlebih dahulu calon yang akan kita pilih.
  • Mereka para Golput tidak mau ikut bertanggungjawab jika ternyata kelak pemerintahan yang akan berjalan setelah Pilpres tidak sesuai dengan keinginannya. Sangat jelas bahwa rasa bertanggungjawab orang Golput sangat rendah. Jika pemerintah buruk, maka dia seolah cuci tangan. “Gue kaga milih salah eloe sendiri, rasain sendiri pilihan loe”. Padahal sebaiknya melakukan koreksi secara aktif adalah cermin seorang warganegara yang bertanggung jawab, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga kolektif untuk bangsa ini.
  • Jika ternyata pemerintahan yang terbentuk berjalan sangat baik, maka si Golput pun merasakan nikmatnya, merasakan kemudahannya tanpa ia memberi pilihan pada pemerintahan berjalan. Secara Logika dia “tidak berhak” merasakannya sebab tidak berkontribusi apa apa kepada pemerintahan yang baru dalam bentuk vote/pemilihan, logis bukan. Jadi mereka ini golongan oportunis, kalau enak ikut merasakan, jika kagak enak tidak ikut bertanggungjawab. Dimana rasa kesetia kawanan dan tanggungjawab social mereka dalam bernegara.
  • Pelajari dengan sebaik baiknya segala cost dan benefit yang akan ditanggung jika memilih calon A, kemudian jika memilih calon B dan seterusnya. Dalam menilai hendaknya kita tidak boleh berat sebelah, bebas. Tetapi dalam menentukan pilihan kita harus yakin. Jika Anda tidak berkontribusi apa pun pada Negara, setidaknya Anda bias tetap memilih dengan bertanggungjawab.

Sedikit catatan saya semoga ada manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s