Pesta Pemilu Presiden


Baru kali ini pemilu presiden tahun 2014 terasa begitu hingar bingar.  Berbeda dengan Pemilu Presiden tahun 2009 yang lalu, justru disaat peserta Pemilu Presiden hanya diikuti oleh 2 pasang Capres maka yang terjadi adalah kutub yang semakin besar. Meskpun tentu saja ada golongan putih yang enggan mencoblos sebab mereka merasa bahwa perubahan tidak akan pernah terjadi. Para Golput merasa kecewa karena keinginan keinginan pribadinya tidak kesampaian, bias jadi.

Banyaknya media online membuat penyebaran informasi juga semakin cepat, baik informasi yang benar dan baik maupun informasi yang buruk dan menghasut. Semuanya bersaing meraih pendengar, BBM setiap hari tidak lepas dari berita berita tentang kedua Capres, hasil hasil survey bermunculan bak cendawan dimusim hujan. Rakyat yang masih awam serasa muak dengan info info tak resmi yang berseliweran tanpa arah yang jelas. Kelihatannya Pemerintah tidak kuasa mencegah informasi informasi tersebut. Apalagi setelah memasuki masa tenangpun para pendukung yang kelihatannya berhenti kampanye off air, sekarang tetap juga melakukan kampanye via online. Sharing berbagai Link di Facebook maupun Twitter.

Bagi saya pribadi suasana semacam ini memang harus dilewati oleh Indonesia, sebuah Negara yang tengah bergembira merasakan demokrasi. Setelah demokrasi berkembang di Indonesia, mudah mudahan Pesta Demokrasi ini semakin mengukuhkan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam menjalani proses pengembangan demokrasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s