Penipuan berkedok PT TELKOM


Suatu pagi tanggal 26 September 2013 saya memperoleh telepon dari seseorang yang mengaku dari Telkom. Inilah percakapannya

Mr X : Benarkah ini nomor telepon atas nama ibu x (sambil menyebut nama seperti yang tertera pada nomor tagihan saya )?

Saya : Benar

Mr X : Apakah bapak yang biasa membayar nomor telepon ini?

Saya : benar..

Mr X : begini pak, dalam hal ini saya bapak Gunawan mewakili kantor telkom memberitahukan kepada bapak, bahwa dalam pengundian poin yang diselenggarakan telkom bapak memperoleh hadiah berupa satu televisi toshiba 29 inchi dan uang tunai 10 juta

Saya : woow senang sekali pak..

Mr X: baiklah untuk memperlancar penyerahan hadiah, pagi ini kami akan mengantar hadiah ke rumah bapak. Untuk itu bapak harus menelepon ke bendahara pt telkom

Saya : baik pak, lantas ..

Mr X : ini nomor teleponnya 08….(saya menyela)

Saya : loh loh loh kok pakai HP pak bukannya telepon rumah

Telepon ditutup tuut tuuut tuut…

Itu adalah modus baru penipuan yang mengatasnamakan PT Telkom. Entah jika benar benar saya telepon si”bendahara” itu apakah langkah yang akan dilakukannya? Bisa saja mereka akan meminta nomor rekening saya dan meminta saya mentranfer sejumlah uang tertentu.  Tentu saja tidak akan mungkin mereka para penipu itu benar benar datang ke rumah, kalau  ingin tidak bisa pulang dengan sehat wal afiat.

Semakin banyak cara para penipu melancarkan jurusnya, sayapun menduga duga dan mencari benang merah dari rangkaian kejadian ini. Penipu bisa saja mencari nomor secara acak yaitu dengan mencari di buku telepon terhadap orang orang yang namanya terdaftar untuk beberapa nomor telepon. Alasannya : pasti mereka ini orang kaya yang punya beberapa rumah, bisa jadi rumahnya ada yang kosong dan hanya dihuni pembantu rumah tangga yang akan muda di follow up dengan dirampok dan sebagainya. Jika mereka bisa bertelepon dengan si pembayar rekening, bisa jadi penipu akan minta uang tranferan.

Ada kemungkinan lain adalah adanya oknum yang membocorkan nomor telepon saya untuk tujuan yang tidak benar. Semoga ini menjadi masukan yang baik untuk Telkom dan menjadi kewaspadaan bagi semua pelanggan Telkom.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s