Wisata ke Korea


Gyeongbok Palace

Tanggal 7 – 14 Agustus saya berkesempatan ke Korea, inilah beberapa tempat yang sempat saya kunjungi, semoga bermanfaat buat Anda.

Gyeongbok Palace: adalah sebuah istana peninggalan kerajaan di Korea Selatan. Bangunan bangunan terjaga baik  keasliannya. Lumayan luas sih, jika kita mengunjungi saat musim panas maka harus bawa minum.

National Folk Museum : menyimpan macam macam sejarah dan diorama perjalanan bangsa Korea. l

Blue House : adalah istana kepresidenan, kita tidak bisa masuk kesana, jadi hanya bisa melihatnya dari belakang Istana saja.

Jeju Island : ada banyak obyek wisata di Pulau Jeju. Kita harus naik pesawat dari bandara domestik Gimpo ke Jeju. Penerbangan kurang lebih 1 jam. Waktu peak season pesawat bisa terlambat beberapa menit.

Dragon Head Rock : adalah batu karang di tepi pantai yang berbentuk kepala Naga, Ada legenda tersendiri yang mewarnainya.

Mystery road : adalah ruas jalan sekitar 400 meter yang menurun namun kendaraan yang mesinnya dimatikan pun justru pada ruas jalan ini akan berjalan naik. Ini keunikannya. Bus yang saya tumpangipun sempat mencobanya.

Maze park ( di Pulau Jeju ) adalah tempat permainan seperti labirin yg dipisahkan dengan dinding dinding pepohonan. Cocok dipakai untuk bermain individu ataupun kelompok. Barang siapa berhasil melalui jalan sesuai dengan peta maka diharuskan membunyikan lonceng.

Jeju Folklore and National History : adalah museum yang menceritakan sejarah peradaban di Pulau Jeju. Pulau Jeju adalah pulau dengan cuaca panas, sering terjadi angin topan oleh karenanya atap atap rumah masa lalunya diikat dengan tali tambang yang besar untuk menjaga agar tidak diterbangkan angin. Rumah penduduk asli Jeju mempunyai

Seongsan Sunrise Peak ( di Pulau Jeju ) adalah pegunungan tinggi yang sangat indah pemandangannya. Untuk naik ke puncak kita melalui anak tangga yang sudah disediakan, memang sangat panjang. Di pertengahan jalan naik ada toilet dan juga penjaja minuman.

Seongeup Folk Village ( di Pulau Jeju ) adalah desa tradisional masyarakat Jeju. Disini kita bisa melihat rumah asli penduduk Jeju. Pagar rumahnyaterdiri atas 3 batang kayu yg melintang, jika satu kayu tidak dipasang itu artinya pemilik rumah sedang pergi 1 atau 2 jam. Jika dua kayu tidak dipasang artinya tuan rumah pergi sebentar, jika semua kayu tak dipasang artinya tuan rumah sedang ada dirumah.

Cheonjiyeon Waterfall : adalah sebuah air terjun dengan Seonnyeo Bridge

Teddy Bear Museum ( di Pulau Jeju ) adalah sebuah museum yang berisi aneka bentuk boneka Teddy Bear dilengkapi toko souvenir boneka Teddy Bear dengan harga yg cukup mahal bagi kantong Indonesia.

Nanta Show : ini adalah tempat terakhir yg saya kunjungi di Jeju. Merupakan sebuah pertunjukan musik perkusi yang menggunakan berbagai macam peralatan dapur. Galon air mineral, panci, wajan, pisau daging dan sebagainya. Disajikan secara sangat menarik dan penuh interaksi dengan penontonnya. Tata lampu dan suara yang baik membuat saya betah menikmatinya. Pertunjukan ini hanya menampilkan 5 orang pemain musik saja, sayang sekali tidak boleh merekam atau memotret selama pertunjukan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s