Catatan kecil wisata ke Korea


Kim Chi

kim Chi

Saya tidak melihat adanya waitress di restoran Korea, mereka kebanyakan melakukan usahanya secara kekeluargaan. Jadi kadang pembeli dengan sukarela ikut menyediakan makanan atau paling tidak mengembalikan piring kotor ke tempat pencucian piring. Sangat jarang kita lihat di Indonesia.

Handphone di Korea kebanyakan memakai CDMA, jadi saya memutuskan untuk tetap membawa XL saya ke Seoul dan Jeju meskipun sehari dikenai biaya roaming Rp 50.000 diluar pemakaian pulsa, namun Blackberry bisa jalan terus. Saat ini kalau ingin murah maka boleh coba dengan Three, hanya Rp 30.000 biaya roamingnya.

Makanan kebanyakan adalah dari sayur dan ikan laut. nasi selalu ada, hangat dan ditaurh didalam mangkuk dari stainless steel, sendok dan sumpit semua dari besi. Sayur sayur : lobak, sawi, kubis, kecambah, rumput laut selalu menemani saat kita makan. Tak lupa Kim Chi yaitu semacam acar dari sawi atau lobak dengan warna merah, rasa ke asaman.

Rata rata air minum dalam kemasan disini cukup mahal, jadi pertimbangkan baik baik. Anda bisa membawa jatah dari hotel jika sedang bepergian atau membelinya di supermarket yang standar semacam seven eleven.

Kurs saat ini adalah 1 won = 10 rupiah kurang lebihnya, jadi jika kita melihat harga tertera pada produk di toko. Harga rupiahnya tinggal menambah nol dibelakangnya. Misal baju seharga 10.000 won maka kurang lebih berharga 100.000 rupiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s