Selingkuh melalui grup Blackberry


Urusan perselingkuhan selalu enak dipercakapkan, biasanya selalu menjadi topik miring baik di tabloid infotainment, tayangan tayangan infotainment dan juga bahan pembicaraan ibu ibu arisan, bapak bapak yang suka gosip ahahaha emangnya bapak bapak ga boleh nge gosip? Lihatlah bapak bapak atau ibu ibu yang suka menunggu anak anaknya bersekolah selring terlibat gosip menggosip. Omong kesana kemari akhirnya justru membikin dosa, menyebarkan fitnah, menyebar kebencian yang tak tentu asal usulnya dan tujuannya menjatuhkan nama orang. Eh kembali ke selingkuh yah. Kemajuan teknologi semacam Blekberi sebenarnya punya andil juga mensukseskan perselingkuhan. Tapi nggak adil juga yah karena yang namanya messenger chat kan bukan Cuma dimiliki blekberi, si Yahoo punya, google juga, whatsapp ada, wechat juga punya, Line ada juga. Tapi biang keroknya tertumpu pada blekberi sebab memang salah satu fungsinya adalah chat. Ohya nyambung deh, kebanyakan orang Indonesia tahunya bahwa fungsi blekberi Cuma untuk chating haduuuuh kasian yah, gaptek amat sih, kan bisa untu email , foto, GPS, browsing, nyimpen catetan, ngrekam suara dll.

Seorang pernah mengeluh pada saya tentang grup blekberi yang diikutinya. Masalahnya orang ini yang pertama punya ide bikin grup, tetapi sekarang justru membenci grup yang dibentuknya. Apa masalah pokoknya? Ooow ternyata dia menyesali pembentukan grup itu sebab sekarang anggotanya pada cenderung selingkuh. Haduuuuh selingkuh yang kek mana itu, tanya ku. Ya macem macem lah, ada yg bikin janjian disana dengan alasan alasan acara off air dari grup tersebut. Diadakanlah acara kopi darat di kafe anu bersama si anu dan temen temen grup. Maka berbondong bondonglah anggota grup itu berdatangan, tentu setelah mengantongi ijin resmi dari pasangannya. Exit permit istilah kerennya. Ada yg sehari ijinnya keluar, ada yang sebulan, kudu melalui verifikasi pejabat terkait aaaw aaw curiga nih yeee? Abis acara itu bubaran, kemana mereka? Yaah pada mojok sendiri sendiri deh, ke kar.. aaaaah okeey alias karaoke sampe pagi. Ada yang barangkali memesan kamar lalu menempati nya berdua selama semalam huakakakakaka bahasa yang diperhalusnya begitu.

Sehingga si orang ini merasa  bersalah dan gusar, ooowh betapa menyedihkannya kehidupan ini. Untungnya saya tidak masuk grup yang semacam itu dan tidak mau tahu dengan urusan kayak gitu. Memang itulah ekses dari perkembangan teknologi. Terutama teknologi messenger yang memungkinkan sesorang berbicara langsung tanpa suara xixixixix. Ehm maksud saya chating. Grup grup blekberi memang harus dibentuk dan ada admin nya yang tegas dan memiliki visi dan misi yang sama dengan semua anggota. Wuiiiich kok repot amat, kalo visi misinya memang untuk tukar pasangan ya itu lain lagi yah. Tetapi sebuah grup yang liar dan bebas tanpa ada tujuan tertentu sebaiknya dihindari. Berikut tips kecil mengikuti grup:

  • Sebaiknya Anda mengenal anggota anggotanya, setidaknya beberapa orang pernah bertemu.
  • Tahu tujuan pembentukan grup itu untuk apa
  • Harus ada admin yang bertanggungjawab
  • Jangan sungkan mengingatkan anggota jika sudah melenceng, atau men japri admin agar memperingatkan.
  • Hindari japri japri yang nampaknya akan mempunyai tujuan yang tidak patut. Banyak cowo cowo yang menjapri anggota cewe hanya sekedar menggoda. Tanggapi dengan singkat “makasih”.
  • Dilarang me repost foto anggota lain kecuali sudah ijin dan digunakan untuk keperluan terbatas. Sebab teknologi sekarang seperti virus yang menyebabkan mudahnya seseorang membagi ( share ) foto atau mentin tertentu dari seseorang.
  • Jangan memposting foto foto yang tidak sopan, karena ibaratnya foto yang sopan pun jika diberi komentar miring maka akan menjadi bahan per olok olokan bagi yg lain
  • Saling menghormati tanpa membedakan Suku, agama, ras dan golongan. Termasuk membicarakan dan memperdebatkannya kecuali memang itu grup debat.
  • Jika Anda memang sudah tak suka, leave saja gitu saja kok repot.

Selamat menikmati….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s