Stop jalan terus


Traffic LightAdanya papan peraga untuk menampilkan perhitungan detik/menit di dekat traffic light yang sebenarnya untuk menunjukan lama waktu pemakai jalan untuk berhenti/berjalan sering disalah pahami oleh pemakai jalan. Betapa tidak,  ketika detik sudah mendekati nol, artinya lampu merah akan berubah menjadi hijau, maka pemakai jalan sudah bergerak maju padahal lampu saat itu masih merah.

Sudah seringkali saya alami baik ketika naik motor maupun mengendarai mobil saya merasa risih, ketika lampu belum merah namun kendaraan di belakang saya sudah mengklakson saya bertubi tubi. Sayapun mau tidak mau mengikuti mereka, namun bukankah ini semacam pelanggaran hukum yang dilakukan berkelompok.  Saya sendiri merasa heran dengan kondisi yang semacam ini. Lalu saya mengandaikan dalam kondisi diluar per LaluLintasan, yaitu keadaan dimana lingkungan kita semua melakukan Korupsi maka mau tidak mau, sadar atau tidak sadar maka kita akan ikut korupsi.  Anehnya ini terjadi di masyarakat kita dan sepertinya bukan hal aneh.

Mengherankannya ini saya alami di Kota Jogja Istimewa yang notabene disebut dengan kota pelajar. Betapa tindakan semacam ini tidak mencerminkan perbuatan terpelajar.  Disiplin selalu dimulai dari hal yang paling sederhana. Semoga hanya saya yang salah berpikir. Saya jadi ingat sebuah ungkapan “ Jaman edan yen ora edan ora keduman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s