Kakatua yang cerdik


Suatu kali Udin menolong seekor burung kakatua yang terluka sayapnya, diobatinya dan dirawatnya sampai sembuh si kakatua. Sehingga tiba harinya si kakatua bisa terbang kembali. Sebelum meninggalkan Udin maka si kakatua berpesan tiga hal, pertama: jangan mudah percaya kepada hal hal yang baru didengar. Kedua, lakukanlah sesuai kemampuanmu. Ketiga, jika kau gagal atau terjatuh, jangan pernah ingat kegagalanmu namun bangkitlah kembali, buatlah rencana hidupmu yg lebih baik. Brrrrr maka terbanglah kakatua itu.

Setelah dua bulan, Udin kembali masuk hutan dan bertemu burung kakatua yang beberapa bulan lalu pernah ditolongnya. Alih alih menerima salam, tetapi Udin justru dikata katai Bodoh oleh si kakatua. Udin kesal dan heran kenapa kakatua mengatakan dia bodoh. Padahal Udin sudah menolong si kakatua sehingga dia bisa terbang lagi. Penasaran dengan apa yang dikatakan nya, maka Udin bertanya mengapa kau mengatakan aku bodoh? Kakatua menjawab, bahwa sesungguhnya paruhnya mengandung permata mahal yang bisa membuat Udin kaya mendadak, jika saja saat itu Udin mau membunuh kakatua itu dan mengambil permata di paruhnya maka tentu kekayaan yang akan didapatnya.  Setelah berpikir sejenak maka segera Udin mengejar kakatua itu dengan jalan memanjat pohon, mengejar kakatua kesana kemari. Bahkan sampai ke puncak pohon, sehingga tak disadarinya tubuhnya yang gemuk tak mampu ditahan oleh pohon. Sehingga tumbanglah pohon, Udin terjatuh tertimpa pohon, sehingga ia terluka. Dalam keadaan terluka datanglah si kakatua, masih dengan kata kata yang sama yaitu Bodoh. Ia menghampiri Udin dan mengatakan bahwa Udin bodoh. Dengan marah Udin bertanya, mengapa kakatua mengatakan dia bodoh? Ternyata burung kakatua mengatakan demikian: pertama, bahwa Udin sudah mudah mempercayai hal yang baru didengarnya. Mana mungkin di paruh kakatua terdapat permata. Kedua : Udin sudah melakukan hal hal yang diluar kemampuannya, yaitu memanjat pohon yang akan roboh karena tidak kuat menanggung berat badannya. Ketiga, Udin sudah terjatuh oleh karenanya dia harus melupakan kesalahan masa lalu alias melupakan kesalahan Kakatua juga. Kemudian merencanakan kembali masa depannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s