Memang, Bali cantik


Sumpah baru sekali seumur hidupku yang sudah berkepala empat ini aku menginjakkan kakiku di sebuah pulau yang oleh kebanyakan manusia didunia ini dikatakan sebagai SURGA. Yaaa tepat itulah Pulau Bali, sudah sejak SMP atau SMA brangkali aku mendengarnya. Dahulu masih musim orang berbondong bondong naik Bus ke sana. Dan SMP lewat, SMA lewat, masa kuliahpun lewat. hampir disetiap etape tersebut selalu aja ada kesempatan untuk piknik ke Bali. Baik mulai SMP sampai kuliah. hampir di akhir periode sebuah masa pendidikan selalu saja ada tawaran untuk ke sana. namun akupun selalu melewatkannya, maklum aku hidup bukan dengan uang yang melimpah, setidaknya hanya pas pasan. Orang tuaku mengajarkan aku hidup yang sederhana, sedangkan didalam benak ku Piknik itu adalah sebuah kebutuhan yang tidak sederhana. Sebab dia hanya memuaskan keinginan manusia saja, tanpa manfaat yang berarti. itu setidaknya sebuah definisi yang sampai saat ini sebagian masih aku percaya benar adanya hahahah yaaa aku termasuk manusia yang kurang piknik.

Awal tahun 2011 kami sekeluarga kesana, aah benar benar sebuah traveling yang tidak direncana sama sekali. Hanya memanfaatkan sedikit hari libur sekolah anak ku. Tapi kunjungan kali pertama itulah yang membuat hati saya benar-benar tertaut kesana. Suasana magis yang saya rasakan itulah yang membuat saya selalu berpikir untuk mengulanginya kesana dan kesana lagi.

Sebuah lokasi yang sangat saya sukai adalah Ubud, baru di pasar saya melampiaskan kesenangan saya memotret human interest. Ada manusia manusia berjual beli disana, ada Pura disana, manusia manusia yang menyajikan sesaji. Sungguh Pasar Ubud mampu menahan kakiku selama satu setengah jam lebih. Aku memotret mulai jam 15.00 sampai 16.30 an. Saat cahaya matahari sangat bagus untuk menghasilkan obyek – obyek yang indah. Jika anakku tidak mengirim sms maka aku bisa lebih sore lagi di sana hahahah. Aku tersadar bahwa ternyata aku kesana bersama dengan anak dan istriku. Wah kalau demikian sebenarnya menarik juga Hunting Obyek Foto dengan seorang diri ala backpackers, mesti lebih seru dan lebih bebas bukan?

Masih dalam impian saya untuk memotret upacara-upacara semacam, Ngaben, mengingat Bali adalah pulau yang penuh upacara.  Suatu saat aku ingin kesana lagi. Berikut beberapa hasil bidikan saya selama disana.

Khusyuk

2 thoughts on “Memang, Bali cantik

  1. Evi

    Setuju Bali Emang keren. Tapi fotonya kok cuma satu Pak🙂

    Hehe ada banyak mbak Evi, baru sempet saya upload satu. Makasih sudah mampir ke sini…🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s