Gedung bioskop akan gulung tikar


Matinya gedung bioskop dan kawan kawannya

Sehubungan dengan adanya penghentian peredaran Film Holywood dan kemudian juga penghentian peredaran film Cina dan India, tentunya bagi penggemar film bioskop sangat mengganggu.  Menonton bioskop bukan sekedar mengikuti jalan ceritanya tetapi juga merasakan atmosfernya baik sebelum maupun selama pertunjukan berlangsung.  Sebelum pertunjukan biasanya penonton bisa makan atau minum di Cafe ataupun melihat permormans grup grup musik dipanggung yang kadang tersedia disamping gedung.  Bertemu dengan teman teman sehobi, bertemu dengan kolega, menambah keakraban bagi yang sedang pacaran dan menambah harmonis hubungan suami istri.  Namun kini semua itu perlahan akan mulai menghilang seiring berhentinya beredar film film tersebut.  Kini kita hanya mengandalkan fiulm film produksi lokal alias film Indonesia. Industri film Indonesia belum se produktif industri film Amerika, Hongkong maupun India dimana mereka dengan segala infrastruktur yang tersedia serta permodalan yang kuat siap memproduksi film film apapun.  Sedangkan mengandalkan film film produksi Indonesia tentu tidak bisa dilakukan gedung gedung bioskop, kalau ini terjadi terus menerus maka pengusaha gedung bioskop akan gulung tikar. Itu sudah sebuah konsekwensi logis ekonomi.  Apa saja yang perlu kita cermati bersama?

  • Penjual makanan dan minuman disekitar gedung bioskop pastilah yang pertama terkena dampaknya. Tentunya ini akan bergulir dengan di PHK nya pekerja yang melayani para penonton yang biasa membeli popcorn dan sejenisnya
  • Pekerja gedung bioskop sendiri mulai dari petugas kemanan, petugas parkir, dan sebagainya. Pendek kata justru mereka yang berpenghasilan kecil.
  • Bagi pedagang DVD baik itu original maupun bajakan tentu akan mengalami pelonjakan permintaan film DVD. Belum lagi rental DVD akan mengalami peningkatan peminjam DVD. Karena penggemar film terpaksa meminjam DVD daripada tidak nonton sama sekali.
  • Produk Home Theater bisa jadi menjadi pilihan kedua setelah tidak adanya gedung bioskop. Seiring dengan semakin murahnya produk ini dipasaran. Penjualan Home Theater saya duga akan mengalami peningkatan.
  • Pengusaha mini bioskop juga akan mengalami peningkatan jumlah penonton. Bersiaplah untuk menambah jam tayang untuk menampung para penonton yang beralih dari teater.

Dampak ekonomi inilah yang seharusnya dipikirkan lebih panjang ketimbang lainnya. Dampak ekonomi yang berimbas langsung pada manusia manusia pekerja yang rentetannya pada keluarganya dan seterusnya. Sebaiknya sebelum menerapkan perundangan tetap mempertimbangkan dampak negatifnya juga.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s