Kiat berbisnis waralaba


Apakah Anda ingin mencoba berwira usaha? Mengapa tidak mencoba bisnis waralaba? Bisnis waralaba dapat menjadi awal pembelajaran Anda dalam berwirausaha.

Namun, pelajari dahulu bisnis waralaba sebelum terjun di dalamnya. Jangan sampai akhirnya tutup buku gara-gara salah perhitungan atau tidak cermat memilih merek waralaba. Sebelum memilih dan mengambil keputusan untuk bergabung dengan waralaba tertentu, pelajari beberapa hal berikut:

 

SELEKTIF MEMILIH MEREK WARALABA. Cara termudah adalah dengan menyelidiki reputasi merek waralaba tertentu lewat internet. Lakukan perbandingan antara satu jenis waralaba, misalnya antara waralaba makanan.

 

USAHAKAN BERTEMU LANGSUNG DENGAN PEMILIK WARALABA (FRANCHISOR). Lakukan identifikasi latar belakang perusahaan atau pemilik perusahaan, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka. Tanyakan apa pun yang masih belum jelas. Cara dan sikap ketika menjawab pertanyaaan bisa Anda jadikan tolok ukur kultur usaha mereka. Jika mereka terbuka, maka indikasinya semakin baik. Sebaliknya, ketertutupan menandakan iklim usahanya buruk. Keterbukaan penting mengingat Anda dan franchisor nantinya akan rutin berkomunikasi.

 

TANYAKAN KONDISI KEUANGAN PEWARALABA. Ini penting untuk mengetahui kinerja. Pewaralaba yang baik tak segan membagi informasi tentang keuangannya. Sebagai patokan, jika sebuah merek waralaba mampu menghasilkan keuntungan konsisten selama lebih dari tiga tahun, maka ia layak dipilih.

 

TEMUI SEJUMLAH FRANCHISEE LAMA MEREKA SECARA RANDOM. Selidiki apakah mereka untung atau malah terus merugi. Cari tahu pula penyebab keberhasilan maupun kegagalan para franchisee.

 

PERCAYA DIRI SAAT ANDA DISELEKSI PEWARALABA. Sejumlah pewaralaba mensyaratkan sesi wawancara khusus. Jangan takut, karena terwaralaba dan pewaralaba saling membutuhkan. Justru manfaatkanlah sesi wawancara untuk menggali habis kondisi mereka. Sambil mereka menyelidiki Anda, seharusnya Anda juga bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan mereka.

 

PELAJARI DENGAN CERMAT DRAFT KONTRAK. Jangan terburu buru menyepakati kontrak. Dokumen kontrak memuat semua kewajiban dan hak Anda. Karena itu jangan sampai kontrak itu HANYA MERUGIKAN ANDA. Telitilah !!!

 

JANGAN PERTRARUHKAN SELURUH KEKAYAAN. Ingat, bisnis waralaba berbeda dengan deposito atau obligasi pemerintah berbunga tetap. Risiko bisnis waralaba tetap ada. Sehebat apapun reputasi pewaralaba, banyak faktor yang sulit diprediksi dengan pasti oleh pelaku ekonomi manapun.  Selamat berbisnis waralaba.

 

Sumber : Kompas Klasika, 29 Januari 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s