[ kesehatan ] Tentang MSG lagi


Nampaknya jaman sekarang di Indonesia cukup sulit menemukan makanan atau lauk yang dibuat tanpa menambahkan MSG ( Monosodium Glutamate ), Moto, vetsin. Saya pribadi merasa tenggorokan berlendir, kehausan dan mudah mengalami batuk serta radang tenggorokan manakala selesai mengkonsumsi makanan ber MSG. Bakso adalah makanan yang saya pandang banyak menggunakan MSG. Didalam kuah bakso sudah ditambahkan MSG kemudian saat akan mencampur di mangkok konsumen, akan ditambahkan kembali MSG, alhasil kita akan menjadi kelebihan MSG, yang notabene adalah produk kimiawi yang punya dampak buruk terhadap kesehatan dalam jangka panjang. Kemudian berikutnya adalah mie ayam juga sarat dengan MSG, mie instan juga dipenuhi MSG, ayam goreng ala merk terkenal itu yang sekarang banyak dibuat oleh para penjual ayam goreng. Cobalah pembaca rasakan adanya rasa gurih yang “menyengat” dan menimbulkan rasa kerin, haus dan dalam jangka panjang mudah terkena radang tenggorokan. MSG pun sekarang mulai bermanifestasi dalam berbagai bumbu dan penampilan yang seolah olah hendak menyembunyikan keberadaannya, misalnya : dicampurkan didalam garam sehingga garam menjadi gurih, dinamakan sebagai kaldu, dikamuflasekan dalam berbagai bumbu dapur, ditambahkan dalam sambal dan mungkin masih banyak perkembangannya. Beberapa tahun silam pernah saya temui sebuah produk Mie Instant buatan Heinz yang benar benar bebas MSG, mereka menggantikan MSG dengan berbagai bumbu alami semacam rempah rempah, namun keberadaannya hanya sebentar saja, barangkali pasar tidak mersespons dengan baik. Kalau kita mau teliti maka produk Mie Instan tanpa MSG bisa kita temui di supermarket besar yang menjual produk produk Impor, biasanya mereka menjual produk mie instan tanpa MSG. Namun tentunya dengan harga yang lebih mahal, karena produk tersebut import.
Bagi orang tua yang tidak mengerti akan bahayanya MSG maka mereka biasanya akan membuat menu makanan bagi anaknya dengan menambah MSG. Karena rasa gurih ini membuat anak anak menjadi mudah makan tanpa mengetahui bahayanya. Anak saya sendiri saya biasakan sejak kecil tidak mengenal rasa MSG sehingga seolah olah dia tidak mempunyai memori rasa gurih MSG tersebut didalam otaknya. Hingga tidak timbul rasa ketagihan terhadap makanan ber MSG.
Tentang MSG ini saya pernah diberitahu oleh teman saya tentang sebuah percobaan bahwa bila kita menaburkan campuran MSG dan air pada tanaman maka tanaman tersebut akan menjadi subur. Kemudian teman saya memberi kesimpulan bahwa zat yang terdapat didalam MSG menyerupai kandungan zat didalam pupuk urea. Saya pribadi belum mencari referensi yang pas untuk pernyataan teman saya tersebut. Namun ada benarnya juga, semoga tulisan ini ada manfaatnya bagi kita semua.

baca juga tulisan tulisan lain dibawah ini :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s