Komunikasi dalam rumah tangga


Hidup berumah tangga ternyata bukan sebuah hal yang mudah. Kalau waktu pacaran rasanya yang baik baik saja kita dapatkan, ibaratnya seorang penjual makanan yang pasti akan menyajikan masakan terbaiknya buat pelanggan setianya. Nah kalau sudah menikah ibaratnya kita sekarang tahu “dapur” pembuatan masakan tersebut, halah belum tentu dapur itu bersih, wajannya kadang juga gosong hitam, lantai dapurnya juga becek, airnya bisa jadi tidak bersih. Pendek kata semua akan nampak lebih nyata, karena setiap hari kita akan bertemu dengan pasangan kita. Sepandai pandainya kita menyembunyikan keburukan kita, lama kelamaan pastilah akan terbuka juga. Kebiasaan buruk yang sepele misalnya seperti tidur mendengkur, bangun siang, suka malas gosok gigi sampai kebiasaan yang lebih berat seperti boros dalam memakai uang, berlagak sok kaya, tidak menghargai pasangan seringkali timbul seteleh pasangan resmi terikat dalam ikatan rumah tangga. Saya pernah menjumpai dalam Facebook seorang teman saya mengeluh “ Cape pacaran terus, pengennya Married” terus di komentari oleh orang lain dengan “ Entar kalau udah married baru kecewa”. Yaaah joke joke semacam itu kadangkala ada benarnya juga, namun tidak lantas membuat orang jadi takit menikah. Setidaknya ada hal yang perlu diperhatikan agar hubungan tetap baik :

Komunikasi yang terbuka dengan pasangan.

Menganggap pasangan sebagai teman sehingga lebih terbuka.
Ingat kadang kadang Anda lebih terbuka dengan sahabat ketimbang istri/suami.

Belajar menerima pasangan sebagaimana ia ada. Sikap menghargai ini perlu dikembangkan terus menerus sehingga bukan terjadi habis manis sepah dibuang.

Terbuka menerima kritikan dari pasangan, bukan setiap kali dikritik akan marah marah.

Mengembangkan sikap humor yang sehat. Memberitahu pasangan lewat humor kadang merupakan cara yang ampuh daripada harus dengan emosional.

Setiap pertengkaran harus diselesaikan supaya tidak menyimpan amarah yang suatu saat akan meledak

Semoga tips sederhana ini menginspirasi Anda dalam mengarungi hidup berumah tangga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s