911


Belakangan hari ini kita sangat sangat sering sekali lagi disuguhi berita menjelang di eksekusinya trio bom Bali yaitu imam samudra cs.  Tampaknya ada banyak sebab mengapa trio bom ini gencar diberitakan ( diam diam seperti selebritis saja ).  Mulai dari yang membelanya mati matian, keluarga korban bom Bali, aparat pemerintah yang menanganinya, persiapan yang dilakukan menjelang eksekusi, pelaksanaan eksekusi, pasca eksekusi, pemakaman, doa bersama setelah eksekusi.  Wah “hebat” benar trio ini sampai sampai menyita perhatian publik di Indonesia.  Saya sendiri kurang begitu tertarik dengan pemberitaan pemberitaan tersebut, karena kasus ini memang terasa agak lambat diputus entah karena apa?  Seperti saat kejadian bom itu beberapa tahun silam yang begitu menghenyakkan masyarakat dunia makasaat ini pula mata publik tertuju kepada 3 terpidana mati ini saat saat menjelang eksekusi.
Sekarang mereka sudah di eksekusi,( Minggu dinihari 9 Nopember 2008/sandi : 911 ) tetapi tetap masih menyisakan ganjalan di hati para pengikut dan pendukungnya.  Mungkin bisa saja mereka dendam atau pasrah atau berjuta perasaan berkecamuk didalam hati mereka.  Sangat sulit dilukiskan rasa duka yang begitu mendalam yang dirasakan oleh para keluarga korban bom Bali yang ditinggalkan secara “paksa” karena harus meregang nyawa.  Mungkin juga rasa itu kini menggelayuti para pendukung trio bom Bali tersebut.  Namun adakah rasa itu juga disadari oleh nurani mereka yang paling dalam.  Nurani murni pemberian Illahi yang sudah terkoyak dijejal brain washing kebencian membuta.  Sekarang baik keluarga korban dan keluarga terpidana sama sama kehilangan orang yang dicintai.  Tetapi apakah hukuman ini setimpal ? Hanya Tuhan saja hakim yang paling adil.  Kalau pengeBom sudah menghilangkan nyawa orang lain, demikian juga eksekutor juga sudah menghilangkan nyawa si “terhukum”.  Mungkin ini sebuah pendekatan keadilan dan bukan sebuah balas dendam, mudah mudahan saja.  Sekali lagi hanya Tuhan hakim yang adil seadilnya, bukan dengan ukuran manusia
NB : tanggal eksekusi ketiga orang ini adalah tanggal 9 Nopember alias 911.  tepat sehari sebelum peringatan hari pahlawan.  Apakah ini juga diperhitungkan?  Wallahualam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s