Loyalitas.. ??? masih perlu !


Dalam suatu pembicaraan antara dua orang pengusaha, terbetik sebuah diskusi yang menarik.  Singkatnya demikian :

Bapak A : Wah pak di perusahaan saya itu karyawannya keluar masuk melulu, perputaran karyawannya cukup tinggi.  Asal sudah pinter biasanya resign pak.
Bapak B : Loh bukankah itu sebuah penghematan atau efisiensi dalam biaya tenaga kerja pak?
Bapak A : Efisiensi bagaimana? Kan berarti saya kehilangan kesempatan karena harus mendidik karyawan baru pak?
Bapak B : Kalau saya memandangnya demikian pak, dengan merekrut karyawan baru maka standard gajinya kan rendah.  Tidak seperti karyawan yang berpengalaman.  Buat Sistem dan Prosedur Operasional yang baku dan sangat bagus, sehingga setiap karyawan baru pasti bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan lebih hemat biaya gaji pak.
Bapak A : Ooo gitu ya, rahasia sukses penghematan biaya diperusahaan bapak ?
Bapak B : Ya.. memang begitu
….
Ternyata masih ada Bos bos yang mempunyai pemikiran seperti itu, sepintas tidak salah tetapi sungguh merepotkan bekerja didalam perusahaan yang mempunyai prinsip kerja seperti itu.  Memang jika perusahaan tidak mempunyai sebuah Sistem dan Prosedur yang baku maka tentu akan kelabakan bila menghadapi karyawan karyawan yang bolak balik keluar.  Namun pendapat Bapak B itu tidak seratus persen benar.  Seorang karyawan bukan sebuah “benda” yang bisa diganti ganti dengan gampang, mereka adalah manusia punya emosi punya jiwa.  Keterikatan emosi dengan sebuah perusahaan tentunya akan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan.  Jika mereka keluar – masuk itu artinya tidak loyal dengan perusahaan.  Loyalitas seorang karyawan hendaknya juga “dimengerti” oleh bosnya.  Ada banyak bos berpendapat “ Ya memang sudah tugasnya demikian, jangan kita kasihan padanya”.  Memang seorang karyawan bukan minta dikasihani sampai harus mengemis ngemis rasa kasih pada bosnya.  Tetapi perhatian kecil kadangkala membuat seorang karyawan jadi sungkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s