Archive Page 2

18
Oct
09

Serba serbi gempa bumi

Sering terjadinya gempa akhir akhir ini membuat kita perlu waspada menghadapinya, bukan dengan ketakutan namun dengan memakai akal sebaik mungkin dan selogis mungkin. Diantaranya dengan membaca artikel artikel bermanfaat tentang gempa, cara cara evakuasi dan penyelamatan diri. Berikut saya kutipkan sebuah artikel tentang Gempa Bumi yang pernah dialami oleh dunia ini.
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.

Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi

Sejarah Gempa Bumi Besar Pada Abad Ke-20 Dan 21

* 30 September 2009, Gempa bumi Sumatera Barat merupakan gempa tektonik yang berasal dari pergeseran patahan Semangko, gempa ini berkekuatan 7,9 Skala Richter(BMG Amerika) mengguncang Padang-Pariaman, Indonesia. Menyebabkan sedikitnya 1.100 orang tewas dan ribuan terperangkap dalam reruntuhan bangunan.
* 2 September 2009, Gempa Tektonik 7,3 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya, Indonesia. Gempa ini terasa hingga Jakarta dan Bali, berpotensi tsunami. Korban jiwa masih belum diketahui jumlah pastinya karena terjadi Tanah longsor sehingga pengevakuasian warga terhambat.

Berikut daftar gempa besar yang terjadi pada abad 20 dan 21
* 12 September 2007 – Gempa Bengkulu dengan kekuatan gempa 7,9 Skala Richter
* 9 Agustus 2007 – Gempa bumi 7,5 Skala Richter
* 6 Maret 2007 – Gempa bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas [3].
* 27 Mei 2006 – Gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter; lebih dari 6.000 orang tewas, dan lebih dari 300.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.
* 8 Oktober 2005 – Gempa bumi besar berkekuatan 7,6 skala Richter di Asia Selatan, berpusat di Kashmir, Pakistan; lebih dari 1.500 orang tewas.
* 26 Desember 2004 – Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia. Bencana alam ini telah merenggut lebih dari 220.000 jiwa.
* 26 Desember 2003 – Gempa bumi kuat di Bam, barat daya Iran berukuran 6.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas.
* 21 Mei 2002 – Di utara Afganistan, berukuran 5,8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas.
* 26 Januari 2001 – India, berukuran 7,9 pada skala Richter dan menewaskan 2.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13.000 orang.
* 21 September 1999 – Taiwan, berukuran 7,6 pada skala Richter, menyebabkan 2.400 korban tewas.
* 17 Agustus 1999 – barat Turki, berukuran 7,4 pada skala Richter dan merenggut 17.000 nyawa.
* 25 Januari 1999 – Barat Colombia, pada magnitudo 6 dan merenggut 1.171 nyawa.
* 30 Mei 1998 – Di utara Afganistan dan Tajikistan dengan ukuran 6,9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5.000 orang tewas.
* 17 Januari 1995 – Di Kobe, Jepang dengan ukuran 7,2 skala Richter dan merenggut 6.000 nyawa.
* 30 September 1993 – Di Latur, India dengan ukuran 6,0 pada skala Richter dan menewaskan 1.000 orang.
* 12 Desember 1992 – Di Flores, Indonesia berukuran 7,9 pada skala richter dan menewaskan 2.500 orang.
* 21 Juni 1990 – Di barat laut Iran, berukuran 7,3 pada skala Richter, merengut 50.000 nyawa.
* 7 Desember 1988 – Barat laut Armenia, berukuran 6,9 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.
* 19 September 1985 – Di Mexico Tengah dan berukuran 8,1 pada Skala Richter, meragut lebih dari 9.500 nyawa.
* 16 September 1978 – Di timur laut Iran, berukuran 7,7 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.
* 4 Maret 1977 – Vrancea, timur Rumania, dengan besar 7,4 SR, menelan sekitar 1.570 korban jiwa, diantaranya seorang aktor Rumania Toma Caragiu, juga menghancurkan sebagian besar dari ibu kota Rumania, Bukares (Bucureşti).
* 28 Juli 1976 – Tangshan, Cina, berukuran 7,8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 orang terbunuh.
* 4 Februari 1976 – Di Guatemala, berukuran 7,5 pada skala Richter dan menyebabkan 22.778 terbunuh.
* 29 Februari 1960 – Di barat daya pesisir pantai Atlantik di Maghribi pada ukuran 5,7 skala Richter, menyebabkan kira-kira 12.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir.
* 26 Desember 1939 – Wilayah Erzincan, Turki pada ukuran 7,9, dan menyebabkan 33.000 orang tewas.
* 24 Januari 1939 – Di Chillan, Chile dengan ukuran 8,3 pada skala Richter, 28.000 kematian.
* 31 Mei 1935 – Di Quetta, India pada ukuran 7,5 skala Richter dan menewaskan 50.000 orang.
* 1 September 1923 – Di Yokohama, Jepang pada ukuran 8,3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140.000 nyawa.
sumber :kaskus forum

04
Aug
09

Mbah Surip Meninggal Dunia

Kini masyarakat sudah tak bisa melihat lagi sosok pelantun Lagu Tak Gendong itu kembali menyanyikan lagunya. Tawa dan penampilannya yang khas kini hanya tinggal kenangan ketika siang ini Selasa 4 Agustus 2009 sang maut menjemputnya. Ditengah usaianya yang ke 60 tahun mbah Surip menghadap Sang Khalik Tuhan Yang Maha Kuasa. Dipuncak karirnya yang sangat cepat melejit ternyata cepat pula dia dipanggil ke harbaanNya. Saya sendiri termasuk yang menggemari lagunya, sangat ringan, sederhana mudah dicerna. Namun yang menjadi daya tarik bagi saya pribadi adalah semangat yang dimilikinya di usia 60 tahun, dimana sudah banyak orang yang enggan berkarya diusia setua itu. Tetapi mbah Surip tetap energik meski seringkali nampak nafas yang begitu terengah dan berat. Semangat seorang kakek yang dengan cepat menghasilkan sekian milyard rupiah dalam waktu sekian bulan. Sungguh sebuah prestasi yang pantas diacungi jempol. Namun dibalik itu semua barangkali saja tubuh sudah tak kuasa diajak berlari lari kesana kemari, memenuhi jadwal pentas dari kota ke kota dari kafe ke kafe. Sangat padat dan melelahkan, seolah si embah ini “mbungahi” ( Jawa= kegirangan ) memenuhi jadwal jadwal menghibur khalayak sehingga tak lagi memperhatikan kemampuan tubuhnya. Tubuh yang sudah renta itupun berhenti bergerak tanpa ampun lagi. Tuhan berkehendak lain. Semua kejadian itu mengingatkan kepada kita untuk terlebih menyayangi tubuh yang sudah dikaruniakan oleh Tuhan kepada kita dengan Gratis tis. Tuhan menyayangi kita sudah selayaknya kitapun menghargai pemberian Tuhan. Selamat jalan mbah Surip , semangatmu..menginspirasi ku..I Love You Full…..

12
Jul
09

Nasi Rames Chandra – Yogya

Nasi Rames Chandra

Nasi Rames Chandra


Nasi rames dan nasi langgi nampaknya sudah tidak asing bagi kalangan orang Jawa Tengah dan DIY. Jika Anda kebetulan bertandang ke Jogja, berikut saya berikan referensi untuk kedua menu tersebut. Sebuah warung yang menjual Nasi tersebut dan sudah cukup terkenal di Yogyakarta adalah “Chandra”, orang Yogya lebih mengenal nama warung itu dengan “Nyah Dhengsit” ( Nyah= nyonya, Dhengsit= nama orang tersebut ). Diwarung ini Anda tidak bisa makan di tempat, tetapi bungkus ditempat. Artinya tinggal pesan dan langsung dibungkuskan oleh pemilik nya. Disana tersedia : sambel goreng, asem asem, empal daging sapi, oseng sohun, oseng tempe, abon, perkedel, kering kentang, telor dll. Soal rasa jangan ditanya lagi, warung ini menjual menu dengan atau tanpa nasi, namun biasanya lebih praktis langsung membeli dengan nasi. Buka mulai pukul 06.00 sampai habis, sayang saja “Nyah Dhengsit” tidak menyediakan tempat untuk makan di tempat, padahal dari sisi menu sangatlah enak. Namun karena pemilik warung Chandra ini nampaknya sudah seorang lansia, barangkali saja merasa repot jika harus menyediakan tempat semacam resto begitu.
Untuk mencapai “Warung Chandra “ cukup mudah, masuklah ke Jalan Malioboro terus keselatan sampai pada perempatan batik ”Terang Bulan” belok ke kanan ( Barat ), disana Anda memasuki jalan Pajeksan, kira kira 300 meter dari perempatan tadi sebelah kiri jalan ( Selatan ) akan Anda jumpai Warung tersebut. Alamat lengkapnya : Jl. Pajeksan 31 A, no telpon : 0274-511367 Selamat menikmati..!




RSS PERKEMBANGAN BERITA TERKINI

  • Polisi Periksa Bonaran Terkait Penyadapan
    Pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang, mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Dia akan diperiksa terkait laporannya atas dugaan penyadapan yang dilakukan KPK terhadap dirinya.
  • Tim 8: Komisi III DPR Mau Debat Apa?
    Tim 8 menolak menanggapi tantangan debat Komisi III DPR. Tim yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden (Keppres) ini menilai masing-masing sudah memiliki peran sendiri.
  • Di KPK 7 Jam, Dirut PLN Bantah Diperiksa
    Dirut PLN Fachmi Mochtar berada di Gedung KPK selama 7 jam. Namun Fachmi membantah diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek customer management system (CMS). Fachmi mengaku hanya ditanyai masalah-masalah umum PLN.

BANNER

Visit Yogyakarta / Jogja

noni01

HIT COUNTER

  • 10,841 KLIK

ARSIP

noni01

 

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30