Kini masyarakat sudah tak bisa melihat lagi sosok pelantun Lagu Tak Gendong itu kembali menyanyikan lagunya. Tawa dan penampilannya yang khas kini hanya tinggal kenangan ketika siang ini Selasa 4 Agustus 2009 sang maut menjemputnya. Ditengah usaianya yang ke 60 tahun mbah Surip menghadap Sang Khalik Tuhan Yang Maha Kuasa. Dipuncak karirnya yang sangat cepat melejit ternyata cepat pula dia dipanggil ke harbaanNya. Saya sendiri termasuk yang menggemari lagunya, sangat ringan, sederhana mudah dicerna. Namun yang menjadi daya tarik bagi saya pribadi adalah semangat yang dimilikinya di usia 60 tahun, dimana sudah banyak orang yang enggan berkarya diusia setua itu. Tetapi mbah Surip tetap energik meski seringkali nampak nafas yang begitu terengah dan berat. Semangat seorang kakek yang dengan cepat menghasilkan sekian milyard rupiah dalam waktu sekian bulan. Sungguh sebuah prestasi yang pantas diacungi jempol. Namun dibalik itu semua barangkali saja tubuh sudah tak kuasa diajak berlari lari kesana kemari, memenuhi jadwal pentas dari kota ke kota dari kafe ke kafe. Sangat padat dan melelahkan, seolah si embah ini “mbungahi” ( Jawa= kegirangan ) memenuhi jadwal jadwal menghibur khalayak sehingga tak lagi memperhatikan kemampuan tubuhnya. Tubuh yang sudah renta itupun berhenti bergerak tanpa ampun lagi. Tuhan berkehendak lain. Semua kejadian itu mengingatkan kepada kita untuk terlebih menyayangi tubuh yang sudah dikaruniakan oleh Tuhan kepada kita dengan Gratis tis. Tuhan menyayangi kita sudah selayaknya kitapun menghargai pemberian Tuhan. Selamat jalan mbah Surip , semangatmu..menginspirasi ku..I Love You Full…..
PERKEMBANGAN BERITA TERKINI
- Suryadharma: Pertemuan dengan Sri Mulyani Bukan Rekayasa SBYKetua Umum PPP Suryadharma Ali membantah pertemuan antara anggota PPP, FPPP DPR dan Menkeu Sri Mulyani atas perintah Presiden SBY. Pertemuan itu merupakan inisiatif dirinya.
- 3 Perampok Toko Kain di Sunter DitangkapSatuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya menangkap 3 pelaku perampokan. Ketiga pelaku melakukan perampokan di sebuah toko kain di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
- Rp 50-Rp 500 Untuk PritaSimpati terhadap terdakwa pencemaran nama baik RS Omni, Prita Mulyasari terus mengalir. Gerakan "Koin Peduli Prita" mengajak masyarakat mengumpulkan uang koin untuk disumbangkan kepada Prita.
HIT COUNTER
- 11,577 KLIK




KOMENTATOR TERBARU