28
May
09

Acara Curhat di TPI dihentikan

Setelah mendapat tanggapan negatif dari masyarakat Indonesia, termasuk beberapa komentator yang mengkomentari tulisan di Blog saya.  Maka KPI mengehentikan sementara tayangan “Curhat dengan Anjasmara”, berikut saya copy kan dari blognya KPI.go.id

KPI Pusat memutuskan untuk menghentikan sementara program reality show “Curhat dengan Anjasmara” yang ditayangkan TPI setiap hari Sabtu dan Minggu. Keputusan tersebut berlaku mulai 28 Mei 2009 mendatang. Hal itu dituangkan dalam siaran pers KPI Pusat, Selasa (26/5).
Menurut keterangan yang disampaikan dalam siaran pers KPI Pusat, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat pleno KPI Pusat dengan mempertimbangkan banyaknya pengaduan masyarakat yang mengeluhkan materi siaran acara tersebut.

KPI Pusat menilai program Curhat telah melanggar UU No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran serta P3 dan SPS karena menyajikan tema-tema dewasa yang tidak layak ditayangkan pada sore hari karena anak-anak dan remaja banyak yang menonton TV. Selain itu, program tersebut sering kali menampilkan kekerasaan verbal dan fisik secara dominan dari awal sampai akhir acara.

Adapun pasal-pasal UU Penyiaran yang dilanggar adalah pasal 4 ayat 2, pasal 36 ayat 3 dan 5b. Sedangkan pasal-pasal SPS yang dilanggar yakni pasal 11, pasal 13, pasal 17, pasal 28 ayat 2 dan ayat 4, serta pasal 65.

Menurut KPI Pusat, pelanggaran terhadap UU penyiaran pasal 36 ayat 5b dapat dikenakan sanksi pidana maksimal 5 tahun penjara dan/atau denda maksimal 10 miliar rupiah, apabila isi siaran itu menonjolkan kekerasan, cabul dan lain sebagainya.

Sebelumnya, dijelaskan juga oleh KPI Pusat, pada 19 Mei lalu, acara ini telah ditegur dan diminta melakukan perbaikan isi. Sayangnya, dalam dua episode acara berikutnya, KPI Pusat menilai atau tidak menemukan adanya perbaikan dalam acara tersebut. Red


6 Responses to “Acara Curhat di TPI dihentikan”


  1. 1 IJUN FERI YUSWANTO
    June 14, 2009 at 10:25 am

    dengan hormat
    Saya ingin memberikan komentar untuk acara reality show. saya bekerja di luar negri dan pulang ke indonesia setahun sekali. saya sangat terarik denagn acara CURHAT. dan bagi saya acara itu mendidik masarakat yang bermoral bejad, sehinga dengan tayangan ini manusia- manusia berahlak iblis akan ketahuan dan saya harap akan kapok tidak mengulangi lagi perbuatan bejadnya. juga saya ingin memberikan komentar negativnya bahwasannya tayangan ini usahakan jangan ditayangakan kekerasannya mengunakan tangan sehinga bisa mengakibatkan accident, jadi usahakan yang mau tampil harus di briefing dulu jangan berbuat pukul pukulan atau kata kata kotot usahakan rapi penyelesaianya dengan kepala dingin.
    kepada TPI saya mohon lanjutkan acara ini tapi diolah lagi dengan lebih mendidik masarakat terutama orang orang yang berahlak bejad supaya mereka tidak melakukan perbuatan maksiat atau kekerasan dalam rumah tangga.
    semoga masarakat kita memahami arti dari acara curhat tersebut dan mencontoh yang baiknya seperti jangan meniru orang yang selingkuh atau berbuat maksiat.

    sekian comment saya semoga bermanfaat acara curhat tersebut.amin.

    ijun feri yuswanto

    Terima kasih Bung Ijun atas masukan masukannya. Barangkali saja masyarakat Indonesia belum siap dengan tayangan tayangan semacam itu. Kecuali dikemas dengan lebih baik.

  2. 2 putri
    June 16, 2009 at 2:03 pm

    izinkan saya mengungkapakan pendapat: saya sekeluarga sangat tertarik sekali atas tayangan ini….anjas sangat tegas dan kerja keras untuk menjadi penengah yang berseteru dan saya lihat di sana juga banyak pendidikan ….terutama pada keluarga agar saling komunikasi,saling menghargai…..dan mendengarkan pendapat setiap pasangan.Apalagi pada saat ini terlalu banyak masalah ekonomi yang sangat berat sehingga semua orang bisa saja menjadi stress dan berprilaku aneh…..dan di acara ini dapat menghentikan secepat mungkin…..hal-hal yang lebih parah lagi……teruslah TPI….kami selalu mendo’akan agar acara ini tetap di tayangkan tentu dengan kemasan yang baik.

    Terima kasih buat sarannya, namun tentu dengan kemasan yang lebih cantik

  3. 3 Dayu
    June 16, 2009 at 2:23 pm

    Wow!!! TPI dengan adanya acara curhat ini,masyarakat Indonesia menjadi terbuka mata dan fikirannya untuk melihat….hal-hal yang tak lazim…….tetapi ini memang ada…di sebagian masyarakat kita….maka dari itu unsur pendidikannya sangat kental sekali….bravo TPI..semoga tayangan ini tetap berlangsung

  4. 4 mytta
    July 21, 2009 at 8:20 pm

    acara curhat itu boong2an…
    ada slh satu episode yg menceritakan tentang perselingkuhan suaminya dengan keponakan istrinya dan ternyata si istri td ikut acara lg di tak ada yg abadi dislh satu stasiun tv swasta dgn suami yg berbeda…

    tau yeasi slh satu peserta take me out dislh satu stasiun tv swasta ga????
    wkt itu dia ikut acara curhat dgn nama ririn uda gt disitu dia diceritakan bhw sdh menikah..
    pdhl dia jg ikut acara take me out dan msh single..
    so…acara reality show yg ada ditipi smuanya boongan..

  5. 5 ade
    July 31, 2009 at 1:59 am

    acar itu rekayasa kali. penonton dan pemain nya itu bayaran semua..

  6. 6 Lizbeth
    August 28, 2009 at 9:00 pm

    Saya sering menonton curhat dengan Papa saya. Saya menonton acara ini karena saya bosan dan ingin mencari sensasi. Kata Papa saya, acara ini kampungan dan cuma acting, lalu dibayar. Saya setuju, karena acara ini sangat jelek untuk anak2 dan tiap kali, kalo bertengkar selalu dorong-dorongan….Anjasmara pun selalu bilang “pemirsa, jangan kemana2 ,tetap di curhat”. Sebuah dialog yg membosankan!!


Leave a Reply




RSS PERKEMBANGAN BERITA TERKINI

  • Polisi Periksa Bonaran Terkait Penyadapan
    Pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang, mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Dia akan diperiksa terkait laporannya atas dugaan penyadapan yang dilakukan KPK terhadap dirinya.
  • Tim 8: Komisi III DPR Mau Debat Apa?
    Tim 8 menolak menanggapi tantangan debat Komisi III DPR. Tim yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden (Keppres) ini menilai masing-masing sudah memiliki peran sendiri.
  • Di KPK 7 Jam, Dirut PLN Bantah Diperiksa
    Dirut PLN Fachmi Mochtar berada di Gedung KPK selama 7 jam. Namun Fachmi membantah diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek customer management system (CMS). Fachmi mengaku hanya ditanyai masalah-masalah umum PLN.

BANNER

Visit Yogyakarta / Jogja

noni01

HIT COUNTER

  • 10,841 KLIK

ARSIP

noni01

 

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031