31
Oct
09

Aduh selingkuh lagi…

Bicara tentang perselingkuhan ternyata memang tidak ada habisnya. Selain karena tersedianya media untuk menjalankan selingkuh itu sendiri. Media pun sekarang juga tak hentinya mendengungkan tentang perselingkuhan itu sendiri. Seolah seperti mengaajari orang yang dulunya tidak tahu menjadi mengerti. Berbagai tayangan reality show isinya juga sering mengangkat masalah ini. Sebenarnya era kebebasan dan era keterbukaan nampaknya mesti dicermati lagi. Pendampingan terhadap anak anak dikala menonton tayangan semakin perlu diintensifkan karena kita tak mampu menahan limbah informasi. Sementara pendidikan ditengah keluarga dan pendidikan sekolah nampaknya tak cukup membekali anak dengan penangkalnya. Orang tua mesti pro aktif sendiri menjaga dan membekali anak anak dengan penangkal yang built in.
Kehidupan di perkantoran yang memakan lebih dari sepertiga waktu hidup sehari kitapun sangat membuka kesempatan bagi mereka yang suka mencoba sesuatu bentuk hubungan yang baru dan fresh. Dari janji bertemu makan bersama sampai tidur bersama sekarang sudah bukan hal yang sulit dilakukan. Mulai dari chating, facebook dan berbagai media pendukung yang sebenarnya untuk memudahkan urusan manusia tak pelak punya dampak negatif pula.
Memang hidup dijaman yang serba tipis perbedaan antara yang baik dan buruk ini perlu memiliki iman dan lambaran atau dasar yang kuat bagi diri kita sendiri. Orang orang jaman dahulu sering mengatakan bahwa kalau mengajar anak anak kita bisa dilakukan saat menjelang tidur, rasa rasanya saat bersama disaat menjelang tidurpun juga sudah jarang dimiliki oleh orang tua orang tua yang super sibuk. Nah terserah kita apakah mau menyediakan waktu untuk anak kita tercinta demi pendidikan dan moralnya dimasa mendatang. Semoga..

27
Oct
09

Sulawesi terhindar dari tubrukan Asteroid

Beberapa saat yang lalu atau tepatnya 8 Oktober 2009 kita dikejutkan oleh sebuah ledakan yang terdengar dan terlihat sebagai kilatan cahaya di Bone ( Sulawesi ), para ahli menyatakan bahwa itu adalah Asteroid yang meledak. Saya memperoleh liputannya dari sebuah situs berbahasa Inggris yaitu :

http://www.newscientist.com/article/dn18046-asteroid-blast-reveals-holes-in-earths-defences.html

Kemudian diterjemahkan bebas dalam bahasa Indonesia sebagai berikut :

Ketika Pemerintah AS masih mencari strategi untuk menghadapi asteroid yang berbahaya, sebuah ledakan dramatis terjadi di Indonesia, yang menekankan betapa kita masih buta dalam menghadapi batuan angkasa.

Pada tanggal 8 oktober sebuah asteroid meledak jauh tinggi di atmosfir diatas sulawesi selatan, Indonesia, melepaskan energi sebesar 50ribu ton TNT, berdasarkan perkiraan NASA yang dirilis jumat. Besar kekuatannya kira-kira 3 kali lebih besar dari bom atom yang meratakan hiroshima, yang menyebabkan kejadian ini menjadi salah satu ledakan asteroid yang terbesar yang pernah terpantau.

Namun, ledakan tersebut tidak mengakibatkan kerusakan karena terjadi jauh di atas, sekitar 15-20 kilometer di atas permukaan bumi, demikian kata astronom Peter Brown dari University of Western Ontario (UWO), Kanada.

Brown dan Elizabeth Silber, juga dari UWO, memperkirakan energi ledakan dari gelombang suara infra yang mengalir mengelilingi separuh bumi, dan terekam oleh instrumen jaringan internasional yang biasanya digunakan untuk memantau ledakan nuklir.

Ledakan didengar oleh banyak saksi di Indonesia. Gambar video langit sehabis kejadian menunjukkan jejak debu yang merupakan karakteristik ledakan asteroid.

Tabrakan tiba-tiba

Besar Energi yang dilepaskan mengindikasikan obyek tersebut berlebar 10 meter, demikian menurut peneliti. Obyek seperti itu diperkirakan menubruk bumi kira-kira sekali per dekade.

Tidak ada teleskop yang mendeteksi asteroid tersebut. Tidak mengejutkan, mengingat hanya sebagian kecil asteroid berlebar dibawah 100meter yang terdaftar, kata Tim Spahr, Direktur dari Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts. Namun object sekecil 20-30 meter pun mampu merusak di permukaan, lanjutnya.

“Kalau Anda ingin menemukan obyek terkecil, Anda harus membuat lebih banyak teleskop, lebih besar,” kata Spahr, “Sebuah survey yang mencari semua obyek sebesar 20 meter mungkin akan menghabiskan beberapa milyar dollar (= beberapa puluh trilyun rupiah).”

Gedung putih diharuskan mengembangkan kebijakan untuk menghadapi bahaya asteroid sebelum oktober 2010, sesuai batas waktu yang ditetapkan oleh kongress. Kebijakan tersebut kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh laporan dari Dewan Riset Nasional (National Research Council) dalam masalah asteroid, yang diharapkan selesai di akhir tahun ini.

24
Oct
09

Upin dan Ipin

Beberapa hari terakhir ini istri saya punya kebiasaan baru diwaktu pagi. Ketika saya pulang mengantar anak ke sekolah, saya melihat dia asyik menatap layar kaca, apa yang dilihatnya? Ternyata film animasi Upin dan Ipin. Ya ternyata film animasi itu mampu menyita perhatiannya diwaktu pagi. Ada apa gerangan dengan serial anak tersebut sehingga orang dewasapun mampu tersihir oleh kisahnya. Lalu sayapun ikut ikutan menyaksikan animasi tersebut, ternyata memang sebuah film animasi yang bagus. Meskipun dengan setting Melayu dan bahasa yang gampang gampang susah dipahami, namun cerita yang disampaikan sangat mudah dicerna dan sarat dengan unsur pendidikan tanpa disertai unsur menggurui. Justru dengan contoh contoh kejadian sederhana yang dijumpai setiap hari seperti : menghormati orang tua, memelihara kebun, menghormati sesama, berteman dengan semua orang, belajar, dan masih banyak lagi kisah seputar anak yang mudah dicerna baik oleh anak maupun orang tua. Saya rasa ini serial bagus yang layak ditonton, kebetulan pula TPI sebagai Televisi pendidikan Indonesia menayangkan tayangan yang pas dengan Tema besar televisi ini. Dibandingkan dengan acara “Curhat dengan Anjasmara “ yang ditayangkan oleh Televisi yang sama.
Barangkali guru guru juga terbantu didalam mendidik anak didiknya terutama dalam hal budi pekerti yang sekarang sedang didengung dengungkan kembali, agar mata pelajaran itu tidak menjadi barang antik yang hanya dipasang di museum saja ( hehehe… ). Karena agak ironis memang dijaman sekarang yang sangat canggih seorang anak harus diajari budi pekerti sementara tanpa diajaripun mereka dengan mudahnya browsing berbagai situs terlarang di internet. Membandingkan dengan jaman dahulu memang tidak layak karena jaman yang sudah berbeda dan tantanganpun semakin berat. Saya berharap Indonesiapun dapat membuat karya karya animasi yang bagus semacam Upin dan Ipin karena bukan hanya kisah kepahlawanan saja yang kita perlukan namun pengajaran pengajaran budi pekerti sangat diperlukan mengingat betapa beratnya mendidik seorang anak bila ia sudah “bersentuhan’ dengan dunia luar. Nampaknya perlu software yang built in dan siap bekerja ketika anak menghadapi berbagai permasalahan yang ada. Salah satunya barangkali dengan melihat film film pendidikan yang membangun pribadi anak menjadi lebih matang. Semoga coretan ini ada manfaatnya.

Mari bekali anak kita dengan Knowledge, Faith and Character menuju pribadi yang utuh dan mandiri




RSS PERKEMBANGAN BERITA TERKINI

  • Polisi Periksa Bonaran Terkait Penyadapan
    Pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang, mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Dia akan diperiksa terkait laporannya atas dugaan penyadapan yang dilakukan KPK terhadap dirinya.
  • Tim 8: Komisi III DPR Mau Debat Apa?
    Tim 8 menolak menanggapi tantangan debat Komisi III DPR. Tim yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden (Keppres) ini menilai masing-masing sudah memiliki peran sendiri.
  • Di KPK 7 Jam, Dirut PLN Bantah Diperiksa
    Dirut PLN Fachmi Mochtar berada di Gedung KPK selama 7 jam. Namun Fachmi membantah diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek customer management system (CMS). Fachmi mengaku hanya ditanyai masalah-masalah umum PLN.

BANNER

Visit Yogyakarta / Jogja

noni01

HIT COUNTER

  • 10,841 KLIK

ARSIP

noni01

 

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30